Ilmu Yang Baik Adalah Yang Dibagikan

ooooooooo

Search This Blog

Bisnis Tips

Temukan Tips Tentang Bisnis Kamu. Di Pustaka Tips

Tips Kesehatan

Temukan Tips Tentang Kesehatan Kamu. Di Pustaka Tips.

Tips Cewek

Temukan Semua Tips Tentang Cewek. Di Pustaka Tips.

Tips Cowok

Temukan Semua Tips Tentang Cowok. Di Pustaka Tips.

Tips Teknologi

Temukan Semua Tips Tentang Teknologi. Di Pustaka Tips.

Showing posts with label InfoNews. Show all posts
Showing posts with label InfoNews. Show all posts

Sunday, 21 December 2014

Mengenal Sosok Ibu "MOTHER HERO"

Mother Hero

IBU SANG PAHLAWAN

Hari inin bertepatan dengan hari ibu saya membuat artikel yang mungkin sedikit akan membuat kamu lebih mengenal sosok ibu.
Apakah kamu adalah tipe anak yang hampir selalu tidak memautuhi apa yang diperintahkan ibu kamu? Kamu malu karena pendidikan ibu kamu lebih rendah dari kamu? Kamu malu karena kamu sering dihina teman kamu karena ibu kamu cacat? atau kamu malu karena ibu kamu tidak bekerja dan membuat ekonomi kamu lemah?
Ibu, Ya.... ibu.. ibu adalah seorang wanita yang diberi kepercayaan oleh tuhan untuk melahirkan kamu, mendidik kamu, membesarkan kamu, mengajari kamu banyak hal, menjaga kamu, dan masih banyak lagi sehingga tidak mungkin bisa disebutkan semuanya. Namun yang harus pasti diketahui adalah sosok ibu tidak akan pernah membiarkan anaknya lebih buruk dari dirinya sendiri, seorang ibu pasti akan melakukan semua hal yang terbaik untuk anaknya agar kelak kehidupan anaknya lebih baik dari dirinya.
coba pikirkan, apa dia pernah melakukan hal yang buruk untuk kita, dia tidak akan membiarkan kita terluka walau hanya sedikit saja, semua itu dia lakukan hanya untuk anaknya tercinta,

Pernahkah berbicara dengan temanmu dan sedang membahas tentang orang tua mereka yang seorang penting yang berpengaruh besar baik di keluarga mereka, atau seorang pejabat yang mempunyai kekuasaan,dan kamu merasa malu karena ibu kamu hanya seorang ibu rumah tangga biasa yang tidak bekerja dan bukan seorang pejabat yang mempunyai kekuasaan, tidak pernahkah kita berfikir bahwa yang terpenting adalah seorang ibu yang menjadi aktor penting dalam kehidupan kita dia yang membuatmu melihat betapa indahnya dunia, membuat kamu berada bersama teman kita? ibu adalah aktor dari semua itu, dia.

Ini adalah sedikit cerita dari seorang anak yang kurang beruntung,
simak cerita ini

Release Date: 22 April 2010
Asal: Korea Selatan
Genre: Drama
Direktur: Yup Sung Yoo
Dibintangi: Kim Hae Sook, Jin Hee Park, Jin Yeong Jo, Saeng Mu Lee, Jung Young Ki, Ha Min Kim, Sun Choi Young, Baek Jin Ki

Cerita diawali ketika Ji Suk  ingin mengunjungi ibunya  yang diantar suami dan anaknya. Lalu dikereta Jusuk kemudian melihat keluarga yang memiliki anak. Dia kemudian menerawang ketika dia masih kecil. Inilah kisah perjalanan Jisuk bersama ibunya.

Ketika Jisuk kecil, dia sangat lancart membaca, hingga ketika di bus ayahnya dia selalu disuruh menjadi seorang turist guide. Setelah pulang ke  rumah, melewati tepian jalan dengan hamparan sawah, Jisuk disambut ibunya dengan riang gembira. Hubungan keluarga Jisuk kurang baik, ia lebih dekat dengan Ibunya.

Jisuk remaja sangat pintar. Sering Jisuk mengantar Ibunya pergi belanja. Dan disana Jisuk sering mendapati ibunya membeli makanan dengan menawar barang lebih murah. Jisuk mulai tidak tahan ketika ayah dan ibunya sering bertengkar hanya karna masalah makanan. Ia sering menangis dan mengasingkan diri untuk bertemu sahabatnya Mijeong. Ia kadang berjanji ketika besar ingin segera kuliah di Seoul dan hidup bebas, dia juga tidak ingin menikah kalau ternyata menikah hanya menyakitkan hati.

Jisuk kini sudah dewasa, suatu malam ia mendapati ibu dan ayahnya seding bertengkar. Karna ia geram, ia menyuruh ayahnya membunuh ibunya langsung bukan membunuh sedikit demi sedikit. Di sebuah gazebo, Jisuk menyuruh ibunya meninggalkan ayahnya dan pergi ke Seoul tapi ibunya tidak ingin pergi. Ia seperti ini karna ingin melindungi Jisuk, ia menyatakan bahwa hidupnya hanya ingin membuat Jisuk bahagia.

Jisuk akhirnya mendapatkan beasiswa ke Seoul. Ini kali pertama Jisuk meninggalkan keluarganya. Diperjalanan, Jisuk membaca surat dari ibunya, ia baru sadar ternyata uang yang disisikan ibunya telah dipersiapkan untuk Jisuk.

Disana, akhirnya ia jatuh cinta dengan seorang pria selama hari universitasnya. Karna perbedaan latar belakang, orangtua pria tidak setuju menikahkan anaknya. Ibunya bekerja sebagai orang tengah untuk memastikan putrinya bisa menikah manusia mimpinya, meskipun keluarga laki-laki awalnya menentang pernikahan mereka.

Setelah Ji Suk menikah dan menjadi seorang ibu sendiri, ibunya masih memperlakukan dia seperti bayi. Beberapa tahun kemudian ayahnya meninggal, Jisuk tidak ingat seberapa ia memiliki pengalaman bahagia dengan ayahnya dan seberapa dia menyayangi ayahnya.

Suatu hari Jisuk membuat kunjungan mendadak ke ibunya dan membawanya ke perjalanan untuk menonton musim gugur. Ibunya curiga karna jisuk datang berkunjung terlalu lama, ia berfikir Jisuk bertengkar dengan suaminya Junsu. Namun ketika ibunya menelepon Junsu, ia memberitahu dengan frustasi bahwa sebenarnya Jisuk sedang mengidap penyakit kanker pankreas stadium akhir.

Junsu menagis begitupun Ibu Jisuk. Ia tidak menyadari anaknya mengalami penderitaan begitu berat. Saat malam terakhir kunjungan, Ibu Jisuk menagis, ia berjanji akan melindungi Jisuk, ia meyakinkan Jisuk bahwa tidak akan ada yang memisahkan mereka dan bahwa mereka akan selalu bersama.

Di akhir kunjungan, Jisuk akhirnya meninggal. Ibunya merasa hidupnya telah berakhir. Namun ia menyakinkan Jisuk bahwa ia akan menjadi ibunya lagi kelak di kehidupan selanjutnya. Ia hanya ingin Jisuk menunggu sedikit lebih lama. Karna Ibunya hidup hanya untuknya

ini filmnya https://www.youtube.com/watch?v=hf8YRqSszr4
ingat ya..... ibu kamu adalah pahlawanya.. sebelum terlambat.. rubah hidup kamu, rubah pola pikir kamu, sebelum terlambat..

Wednesday, 17 December 2014

PSHT PASEDULURAN SILAT PALING SOLID

BENTROK MASSA SOLO 
Pimpinan Setia Hati: DMC-PSHT Tak Lagi Berseteru
Karyawan membersihkan batu dan kaca ruang automatic teller machine (ATM) Bank OCBC NISP yang pecah di Jl. Piere Tendean, Nusukan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2014). Perusakan yang terjadi Senin (17/11/2014) malam tersebut diduga merupakan kelanjutan dari insiden penyerangan sekretariat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Barisan Muda Indonesia (BMI) yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)ATM Bank OCBC NISP di Nusukan berantakan, Selasa 


 
Solopos.com, SOLO—Pimpinan cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Soloraya berseru kepada seluruh anggota mereka untuk dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh suasana Kota Solo.

Mereka meminta anggota selalu menjaga nama baik organisasi.


Seruan itu disampaikan saat acara konsilidasi seluruh Ketua Cabang PSHT se-Soloraya di Solo, Rabu (19/11/2014) malam.

Hal itu dilakukan menyusul pecahnya kerusuhan di Nusukan, Banjarsari, Solo yang pecah Senin (17/11).

Acara yang diinisiasi oleh Ketua Komisariat PSHT Keraton Solo, K.P. Eddy Wirabhumi, itu dihadiri Ketua PSHT Cabang Solo, Darminto; Cabang Klaten, Marjono; Cabang Boyolali, Warsono.

Hadir pula Ketua PSHT Cabang Sukoharjo, Joko Subroto; Cabang Karanganyar, Sukanto, Cabang Wonogiri, Riohana; dan Dewan Pertimbangan PSHT Sragen, Surtono.

Eddy Wirabhumi menegaskan tidak ada lagi perselisihan dengan organisasi masyarakat (ormas) Barisan Muda Indonesia (sebelumnya Dewan Muda Complex atau DMC).

Perdamaian telah dibuat dan telah disepakati apabila di kemudian hari ada pelanggaran hukum akan ditindak oleh aparat Polresta Solo sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Eddy, perdamaian tersebut tidak mengendorkan semangat yang selama ini menjadi prinsip organisasi, yakni selalu menegakkan kebenaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga PSHT di mana pun berada untuk tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, dan selalu berkoordinasi dengan dengan pengurus masing-masing wilayah. Mari kita tetap kompak menjaga persaudaraan dan nama baik organisasi,” ucap Eddy didampingi seluruh pimpinan cabang PSHT


Sumber http://www.solopos.com/2014/11/20/bentrok-massa-solo-pimpinan-setia-hati-dmc-psht-tak-lagi-berseteru-553736

Monday, 15 December 2014

Guru Silat Dibacok, Warga PSHT Mengamuk

Guru Silat Dibacok, Warga PSHT Mengamuk
Jember (BM) – Tidak terima guru silatnya dibacok, warga PSHT mengamuk dan merusak rumah warga bernama Purwanto (35). Pengrusakan ini diduga dilakukan oleh puluhan orang yang mengendarai sepeda motor dan melempari rumah dengan menggunakan batu

Pengrusakan rumah Purwanto diduga kuat dipicu pembacokan yang dilakukan Purwanto (35)terhadap Fajar Sukmono (45), seorang guru silat di Perguruan silat Setia Hati Teratai (PSHT) Ambulu.

Fajar dibacok di jalan raya Pontang oleh Purwanto dan adiknya bernama Heri alias Kipli (25). Kini korban dirawat di RS Daerah dr. Soebandi. "Kejadiannya Selasa kemarin. Korban mengalami luka di kepala, punggung, tangan, dan dada," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember, AKP Makung Ismoyojati, Rabu (10/7).

Masih belum diketahui motif penganiayaan. Namun dua tersangka penganiayaan, Pur dan Heri alias Kifli, melarikan diri. Keduanya warga Desa Pontang Kecamatan Ambulu.

Kejadian bermula saat Fajar mendapatkan kabar dari Purwanto,  untuk datang ke sebuah warung Mbok Sayem di Dusun Pontang Tengah Desa Pontang Kecamatan Ambulu sekitar pukul 14.30 WIB. Saat tiba di lokasi, ternyata kedua orang ini terlibat cekcok. “Kita masih belum tahu apa yang membuat keduanya cekcok,” ujar AKP Makung Ismoyojati pula

AKP Makung Ismoyojati menjelasakan usai cekcok, keduanya yang masih ada hubungan kekerabatannya ini sepakat untuk menyelesaikannya di rumah Purwanto, tak jauh dari warung itu. Ternyata, cekcok tidak berhenti hingga akhirnya mereka bersepakat menyelesaikannya di Mapolsek Ambulu. Mereka ke Mapolsek Ambulu mengendarai mobil.

Di dalam mobil sudah ada Kipli, adik Purwanto. Ketika menuju Mapolsek inilah, keduanya menganiaya Fajar menggunakan senjata tajam yang sudah dibawa di dalam mobil.

Fajar sendiri terlihat sempat melawan karena tangannya terkena sabetan senjata tajam yang sepertinya menangkis serangan itu. Fajar tidak berdaya karena menghadapi dua orang. Melihat Fajar lemas, korban langsung ditinggalkan di pinggir jalan. "Karena warga sekitar tidak mau menjadi saksi atau memberikan keterangannya. Mereka memilih menjawab tidak tahu," tukas AKP Makung

Korban ditemukan oleh warga setempat dan dilarikan ke Puskesmas Ambulu. Namun karena kondisinya kritis, maka ia langsung dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember. Fajar mengalami luka bacok di kepala, tangan dan punggung. Petang harinya, ratusan orang mendatangi rumah Purwanto. Tanpa banyak cakap, mereka langsung melempari rumah itu memakai batu.

Meksipun polisi menduga, warga sekitar mengetahui aksi pelemparan dan pengrusakan rumah itu, mereka kompak memilih bungkam. "Saya tahu, tetapi lebih baik diam saja daripada kena getahnya dan malah ikut menjadi korban," ujar seorang warga setempat yang tidak mau disebut namanya.

Puas melihat rumah Purwanto rusak, ratusan orang itu meninggalkan rumah tersebut. Di tengah jalan, mereka sempat memukuli Siswanto, saudara Purwanto. Siswanto terluka memar di bagian pelipis dan mata sebelah kiri. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini (ant/ami)
Ismoyojati

Saturday, 13 December 2014

BENARKAH UCAPAN PRABOWO KINI TERBUKTI ?

BENARKAH UCAPAN PRABOWO KINI TERBUKTI ?
Menguji Kebenaran Ucapan Prabowo
 Mari kita uji kebenaran atau benar tidaknya apa yang diucapkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra – Prabowo Subianto dalam sebuah kutipan di buku “Surat Untuk Sahabat” terbitan Agustus 2013, setahunan sebelum Pilpres 2014, yang berhubungan terkait dengan realita politik di hari ini usai Pilpres 2014.
Ia katakan, “Banyak kekuatan yang suka dengan pejabat-pejabat yang bisa dibeli. Tujuan utama mereka adalah meraup uang sebanyak-banyaknya – tidak peduli dengan orang lain.” (hal. 104).
Dikutipan lainnya, dikatakan, “Saat ini demokrasi kita dibajak dan sedang dirusak oleh iklim kleptokrasi, oleh berkuasanya maling-maling sebagai pejabat negara.” (hal. 107).
Mari kita uji kebenaran atau benar tidaknya tautan kedua kutipan itu menurut penilaian dan opini kita masing-masing yang terhubung dengan realita politik hari ini usai Pilpres 2014. Apakah kutipan tersebut benar-benar teruji kebenarannya dan benar adanya, atau tidak benar, jauh panggang dari api.
Persoalan benar tidaknya ucapan tersebut, pastinya akan sangat tergantung sekali sejauhmana objektivitas atau pengaruh subjektivitas penilaian dan opini kita masing-masing dengan mengatakan sejujurnya atas dasar realitas yang ada. Katakan benar, kalau itu memang benar adanya. Katakan salah, kalau itu salah bahwa kutipan tersebut meleset dan tidak benar.
Pastinya akan miris sekali rasanya bila tautan dua kutipan tersebut itu benar adanya merepresentasikan realita politik yang terjadi di hari ini yaitu pejabat-pejabat bisa dibeli, berkuasanya maling-maling sebagai pejabat negara.
Entah apa yang bakal terjadi dengan negeri gemah ripah loh jinawi ini kalau sudah begitu? Selanjutnya kalau sudah begitu, akankah pemerintahan macam ini bakal mendatangkan toto tentrem kerto rahardjo bagi rakyat? Itu pertanyaannya.
Tulisan ini hanyalah sekadar untuk mengkritisi menguji kebenaran atas benar tidaknya dari tautan dua kutipan ucapan Prabowo yang ditulis di buku “Surat Untuk Sahabat” dalam hubungannya dengan realita politik yang terjadi di hari ini. Jawabnya, ada di Anda!
* Alex Palit, citizen jurnalis “Jaringan Pewarta Independen”. Tribunnews.com